Bahan :
- 4 butir telur ayam
- 150 gr gula pasir
- 3/4 sdm baking powder
- 300 gr tepung terigu (diayak)
- 50 gr gula pasir (dilelehkan)
- 100 ml air
- 50 gr meisess
- 1/4 sdm vanili
Cara membuat:
- kocok telur dan gula sampai kental/berwarna putih. Masukan tepung dan baking powder, aduk rata.
- tambahkan margarin, vanili, dan air. Aduk sampai rata dan diamkan selama 10 menit
- panaskan cetakan kue cubit dan oleskan margarin. Tuang adonan ke dalam cetakan. Setelah setengah matang, taburi meisess.
- tutup cetakan, tunggu hingga matang, dan sajikan.
Monday, December 30, 2013
Thursday, October 3, 2013
Menyelamatkan Jantung dengan Bahan Alami
Percutaneous coronary intervention
(PCI) adalah prosedur non-bedah untuk menangani penyempitan pembuluh darah bagi
penderita penyakit jantung koroner(PJK). Penyakit jantung koroner disebabkan penyempitan
pembuluh darah jantung atau arteri koronaria. Supaya melebar, pembuluh darah
diberi stent, semacam tabung atau ring yang dimasukan ke saluran pembuluh darah
sehingga dapat menahan dan membuat pembuluh darah melebar.
Metode stent awalnya dilakukan oleh
Andreas Grunzigh, pakar penyakit jantung dari Swiss keturunan Jerman, pada
tahun 1977.penelitian yang dilakukan Grunzigh berupa pembalonan penyempitan
pada pembuluh darah koroner manusia. Sejak saat itu, penelitian berlanjut
hingga muncul stent jenis metal pada tahun 1988. Namun terdapat kelemahan pada
stent berjenis metal ini, yaitu secara alamiah ada reaksi dari dalam tubuh
terhadap benda asing(reaksi seluler). Pemasangan stent tersebut menyebabkan
luka pada tubuh. Jika tubuh terluka, trombosit akan menutup luka tersebut,
tetapi ini berbeda dari pelukaan di dalam tubuh. Trombosit tersebut akan
menjadi trombosit aktif, yang akan mengaktifkan trombosit lain untuk menempel. Akibatnya,
timbul gumpalan darah yang menggangu pembuluh darah yang dipasangi stent metal
tersebut. Untuk mengatasi penggumpalan darah yang tidak diharapakan, pemasangan
stent selalu disertai dengan pengenceran darah. Sekitar 2001, baru berkembang teknologi
stent lapis obat yang sampai saat ini masih digunakan. Namun karena masih tetap
menggunakan metal, tentu saja masih terdapat kelemahan, yaitu alat tersebut
akan tetap berada di dalam tubuh seumur hidup dan jika terjadi penyempitan
pembuluh darah lagi, harus dipasang stent kembali.
Teknologi stent terus berkembang hingga
terciptanya bioresorbable vascular scaffold(BVS). Stent jenis ini tidak
menggunakan bahan logam, tetapi berbahan polylactide acid, yaitu bahan alami
seperti pati jagung, pati tapioca, atau pati tebu dan biasa digunakan dalam implan
medis. Sebelum ada stent BVS, para dokter jantung umumnya menggunakan bare-metal
stent dan drug-eluting stent(DES) untuk pasien penderita jantung koroner. BVS
adalah stent yang memiliki resiko paling minim diatara stent-stent lainnya.
Secara teknis, pemasangan stent BVS
tidak memiliki perbedaan dengan stent metal. Pasien penderita penyakit jantung
koroner harus menjalani diagnostic angiography, suatu cara dimana dokter akan
melihat langsung letak anatomi pembuluh darah, letak sumbatan, dan seberapa
berat sumbatannya. Pemasangan BVS hanya memakan waktu sekitar 1 jam. Pasien pun
hanya mendapat bius lokal dan dapat melihat proses PCI melalui monitor.
Sumber:
Majalah Gatra edisi 49(11-17 oktober 2012)
Penulis:
Mukhlison S. Widodo
Tuesday, October 1, 2013
Penggunaan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Bahasa Indonesia adalah bahasa
nasional yang sering sekali kita gunakan dalam keseharian, tetapi untuk
menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar secara lisan maupun tulisan
tidaklah mudah. Ada 9 faktor penunjang yang dapat mempengaruhi seseorang untuk
pandai berbahasa indonesia yang baik dan benar, yaitu:
1 1. Ragam Bahasa
Ragam bahasa adalah variasi penggunaan bahasa
yang pemakaianya berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan menurut hubungan
pembicara, kawan bicara, dan orang yang dibicarakan, serta menurut medium
pembicaraan.
2 2. Ejaan
Ejaan adalah keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan
bunyi, bagaimana memenggal suku kata, dan bagaimana menggabungkan kata-kata.
3 3. Diksi
Diksi merupakan pemilihan kata yang tepat dalam membuat
suatu kalimat yang memiliki pengungkapan arti yang bertujuan agar mudah
dipahami. Dalam peemilihan kata tersebut terdapat istilah umum dan istilah
khusus. Istilah umum merupakan kata yang biasa digunakan, sedangkan istilah
khusus merupakan penggunaan kata yang jarang didengar dan digunakan oleh orang
pada umumnya.
4 4. Kalimat
Kalimat adalah satuan bahasa berupa kata atau
rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap.
Kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran yang utuh,
baik dengan cara lisan maupun tulisan.
5 5. Alinea & Pengembangannya
Alinea adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan
atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Alinea
dikenal juga dengan nama lain paragraf. Alinea dibuat dengan membuat kata
pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser ke sebelah kanan) beberapa
ketukan atau spasi. Pengembangan alinea terdiri dari pengembangan alamiah, pengembangan
klimaks dan antiklimaks, pengembangan perbandingan dan pertentangan, pengembangan
analogi, pengembangan contoh-contoh, pengembangan akibat -sebab akibat, pengembangan
definisi luas, pengembangan klasifikasi, pengembangan umum khusus-khusus umum.
6 6. Perencanaan Penulisan
Karangan Ilmiah
Langkah-langkah yang terdapat dalam perencaan penulisan
ilmiah yaitu, pemilihan topik, pembatasan topik, pemilihan judul, penentuan tujuan
penulisan, penentuan kerangka karangan, langkah-langkah penulisan ilmiah
7 7. Kerangka Karangan
Kerangka karangan adalah rencana penulisan yang memuat
garis-garis besar dari suatu karangan yang akan ditulis, dan merupakan
rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas, terstruktur,
dan teratur. Kerangka karangan dibuat untuk mempermudah penulisan agar tetap
terarah dan tidak keluar dari topik atau tema yang dituju.
8 8. Kutipan dan Catatan
Kaki
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil
dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan
itu dapat diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah,
internet, dan lain sebagainya. Catatan kaki adalah daftar keterangan
khusus yang ditulis di bagian bawah setiap lembaran akhir bab sebuah karangan
ilmiah. Catatan kaki berfungsi untuk memberikan keterangan dan
komentar, serta menjelaskan mengenai sumber kutipan atau pedoman penyususanaan
daftar bacaan.
9 9. Abstrak dan Daftar Pustaka
Abstrak adalah ringkasan isi, ikhtisar, inti (skripsi,
laporan, dan sebagainya). Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar
sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis
ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan
bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai hubungan dengan sebuah karangan
yang dibuat.
Menurut saya, dengan memahami dan menerapkan kesembilan faktor penunjang tersebut,
seseorang akan mampu menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar baik
secara lisan terutama tulisan sebagai sarana pengungkapan gagasan ilmiah karena dengan memahami dan menerapkannya seseorang dapat mengungkapkan apa yang ingin dia sampaikan kepada orang lain dengan mudah. Penggunaan
bahasa indonesia yang baik dan benar sebaiknya dilakukan secara intensif supaya
seseorang terbiasa menggunakannya. Selain itu, pemilihan kata-kata dalam penggunaan bahasa indonesia
yang baik dan benar harus mudah dipahami untuk memperlancar komunikasi. Pada situasi
tertentu yaitu pada situasi formal, penggunaan bahasa indonesia yang benar
menjadi prioritas, sedangkan pada situasi non formal penggunaan bahasa
indonesia yang baik lebih menjadi priorotas. (Argumentatif)
Thursday, June 20, 2013
Sejarah Kota Bekasi
Dayeuh sundasembawa atau jayagiri, itulah sebutan Bekasi tempo dulu sebagai ibu lota Kerajaan Tarumanegara (358-669). Luas kerajaan ini mencakup wilayah Bekasi, Sunda Kelapa, Depok, Cibinong, Bogor hingga ke wilayah Sungai Cimanuk di Indramayu. Menurut para ahli sejarah dan fisiologi, letak Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri sebagai ibukota Tarumanegara adalah wilayah Bekasi sekarang. Dayeuh Sundasembawa inilah asal Maharaja Tarusbawa (669-723) pendiri Kerajaan Sunda dan seterusnya menurunkan raja-raja Sunda sampai generasi ke-40 yaitu Ratu Ragumulya (1567-1579) Raja Kerajaan Sunda (Pajajaran) yang terakhir.
Wilayah Bekasi banyak tercatat sebagai daerah yang banyak memberi informasi tentang keberadaan Tatar Sunda pada masa lampau. Diantaranya dengan ditemukannya empat prasasti yanh dikenal dengan nama Prasasti Kebantenan. Keempat prasasti ini merupakan keputusan (piteket) dari Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi, Jayadewa 1482-1521 M) yang ditulis dalam 5 lembar lempengan tembaga. Sejak abad ke-5 masehi pada masa kerajaan Tarumanegara abad ke-8 Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pajajaran pada abad ke 14, Bekasi menjadi wilayah kekuasaan karena merupakan salah satu daerah strategis, yakni sebagai penghubung dengan pelabuhan Subda Kelapa(Jakarta).
Wilayah Bekasi banyak tercatat sebagai daerah yang banyak memberi informasi tentang keberadaan Tatar Sunda pada masa lampau. Diantaranya dengan ditemukannya empat prasasti yanh dikenal dengan nama Prasasti Kebantenan. Keempat prasasti ini merupakan keputusan (piteket) dari Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi, Jayadewa 1482-1521 M) yang ditulis dalam 5 lembar lempengan tembaga. Sejak abad ke-5 masehi pada masa kerajaan Tarumanegara abad ke-8 Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pajajaran pada abad ke 14, Bekasi menjadi wilayah kekuasaan karena merupakan salah satu daerah strategis, yakni sebagai penghubung dengan pelabuhan Subda Kelapa(Jakarta).
Monday, June 10, 2013
Analisis Mengenai Perilaku Konsumen pada Setiap Produk dan Bagaimana Konsumen mendapatkan Kepuasan Maksimal pada Produk Tersebut
Perilaku
konsumen adalah proses dan aktifitas ketika seseorang berhubungan dengan
pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan
jasa demi memnuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal
yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk bang berharga
jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan mudah,
sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses
pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Definisi kepuasan
konsumen menurut para ahli yakni:
·
Kepuasan konsumen adalah tingkat perbandingan antara apa
yang dia terima dan harapannya. (Umar, 2005:65)
·
Menurut
kotler[1], Kepuasan
adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan
antara persepsi atau kesan terhadap kinerja atau hasil suatu produk dan
harapan-harapannya. Jadi,
kepuasan merupakan fungsi dari persepsi atau kesan atas kinerja dan harapan.
·
Biong menjelaskan kepuasan sebagai sebuah konsekuensi atau
akibat atas pengalaman satu pihak terhadap kemampuan pihak lain untuk memenuhi
norma-norma atau aturan-aturan dengan harapan-harapannya.
Ada beberapa faktor yang
dapat menentukan tingkat kepuasan konsumen, diantaranya
1.
Kualitas Produk
Konsumen akan merasa
puas bila produk yang mereka beli berkualitas
2.
Kualitas Jasa
Untuk industri pelayanan
jasa, konsumen akan merasa puas bila mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak
mengecewakan dari pelayanan jasa yang mereka gunakan.
3.
Tingkat Emosional
Kepuasan diperolah bukan
hanya dari kualitas produk saja, tetapi nilai sosial suatu produk dapat membuat
konsumen menjadi puas. Konsumen akan merasakan bangga apabila dia menggunakan
suatu produk karena produk tersebut memiliki nilai sosial dimata masyarakat,
menurutnya masyarakat akan kagum terhadap dia.
4.
Harga
Produk yang memiliki
kualitas yang sama tetapi mempunyai harga yang lebih murah akan menarik
konsumen karena memberikan nilai yang lebih tingggi dibanding produk yang
mahal.
5.Biaya
Biaya tambahan yang
tidak perlu ditanggung atau dikeluarkan oleh konsumen dapat meningkatkan
kepuasan konsumen atas produk atau jasa yang digunakan.
Contoh kasus :
Seorang konsumen bernama A lebih memilih untuk membeli produk susu kental manis bermerk frisian flag dibandingan dengan merk lain karena susu kental manis bergambar bendera ini memiliki rasa yang lebih enak dan susu yg lebih kental. Bukan hanya dari segi rasa saja, komsumen A lebih memilih susu bermerk ini juga karena susu ini sudah memiliki nama di masyarakat. Ini menunjukan bahwa kualitas produk dan tingkat emosional menetukan tingkat kepuasan konsumen.
Seorang konsumen bernama A lebih memilih untuk membeli produk susu kental manis bermerk frisian flag dibandingan dengan merk lain karena susu kental manis bergambar bendera ini memiliki rasa yang lebih enak dan susu yg lebih kental. Bukan hanya dari segi rasa saja, komsumen A lebih memilih susu bermerk ini juga karena susu ini sudah memiliki nama di masyarakat. Ini menunjukan bahwa kualitas produk dan tingkat emosional menetukan tingkat kepuasan konsumen.
PERAN KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI
Peran komunikasi sangatlah
penting di dalam organisasi. Komunikasi memiliki beberapa peranan penting yang
diantaranya adalah sebagai alat penyatu atau penyambung pikiran / gagasan /
pendapat yang dimiliki setiap anggota organisaasi tanpa mengabaikan norma-norma
yang dimiliki organisasi tersebut. Sebelum membahas lebih lanjut, kita harus
mengetahui dahulu apa pengertian dari komunikasi dan organisasi.
Komunikiasi adalah proses
penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu, merubah
sikap, pendapat atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak
langsung (melalui media).
Organisasi adalah tempat atau
wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional, dan
sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali dalam
memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan),
sarana-prasana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan
efektif untuk mencapai tujuan yang disepakati oleh organisasi.
Menurut Steward L.Tubbs dan
Sylvia Moss dalam Human Communication menguraikan ada 3 model komunikasi, yaitu
model komunikasi linear, model komunikasi interaksional, dan model komunikasi
transaksional.
Dalam model komunikasi linear,
komunikator memberikan suatu stimuli dan komunikan melakukan respon yang
diharapkan tanpa mengadakan seleksi dan interpretasi. Pada model ini,
komunikasi bersifat monolog.
Pada model komunikasi
interaksional, pada tahap ini sudah terjadi feedback atau umpan balik. Komunikasi
yang berlangsung bersifat dua arah da nada dialog. Setiap partisipan memiliki
peran ganda, dalam arti pada suatu saat bertindak sebagai komunikator dan pada
saat yang lain bertindak sebagai konmunikan.
Sedangkan pada model komunikasi
transaksional, komunikasi hanya dapat dipahami dalam konteks hubungan antara
duia orang atau lebih. Pandangan ini menekankan bahwa semua perilaku adalah
komunikatif. Tidak ada satupun yang tidak dapat dikomunikasikan.
Monday, May 6, 2013
KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan atau leadership
merupakan ilmu terapan dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip dan
rumusnya dapat mendatangkan manfaat bagi kesejahterraan manusia. Ada banyak
pengertian yang dikemukakan para ahli menurut sudut pandang masing-masing. Menurut
definisi tersebut menunjukan adanya beberapa kesamaan. Kepemimpinan merupakan
kemampuan untuk mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan
mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau
keahlian khusus dalam bidang yang diingkan oleh kelompoknya, untuk mencapai
tujuan organisasi atau kelompok.
Ada banyak teori yang dikemukakan oeh para ahli. Teori yang
dikemukakan oleh para ahli tersebut berasal dari riset-riset yang dilakukan.
Kita dapat memilih teori mana yang akan kita pakai atau kita terapkan dalam
organisasi kita. Menurut saya, teori yang sangat tepat untuk diterapkan atau
digunakan adalah teori situational leadership.
Pengembangan teori situational
leadership ini merupakan penyempurnaan dari kelemahan-kelemahan dari
teori-teori yang sebelumnya. Dasarnya adalah teori kontigensi dimana pemimpin
efektif akan melakuikan diagnose situasi, memilih gaya kepemimpinan yang
efektif dan menerapkan secara tepat. Saya memilih teori ini selain karena
pemimpin dapat menentukan sendiri kebijakannya juga karena teori ini memiliki
empat dimensi situasi secara dinamis akan memberikan pengaruh terhadap
kepemimpinan seseorang. Keempat dimensi tersebut adalah:
-
Kemampuan
manajerial
Kemampuan ini meliputi kemampuan sosial,
pengalaman, motivasi, dan penelitian terhadap reward yang disediakan oleh
perusahaan.
-
Karakteristik
pekerjaan
Tugas yang penuh tantangan akan membuat seseorang,
lebih semangat, tingkat kerjasama kelompok berpengaruh pada efektifitas pemimpinan.
-
Karakteristik
organisasi
Budaya organisasi, kebijakan, birokrasi merupakan
faktor yang berpengaruh pada efektifitas
pemimpinnya.
-
Karakteristik
pekerja
Kepribadian, kebutuhan, keterampilan, pengalaman
bawahan, akan berpengaruh pada gaya meimpinnya.
Keempat dimensi ini yang membuat teori situational leadership berbeda
dengan teori-teori yang lainnya. Keempat dimensi tersebut sangat berpengaruh
dalam gaya memimpin orang yang menggunakan teori situational leadership ini.
Contoh pemimpin yang menggunakan teori ini salah satunya adalah Joko Widodo,
Gurbernur DKI Jakarta. Jokowi, panggilan akrab sang Gurbernur, menyesuaikan
dirinya sebagai pemimpin dari sebuah provinsi yang memiliki banyak
permasalahan-permasalahan yang membelit daerahnya. Ia lebih mendekatkan diri
kepada penduduk Jakarta supaya dapat mengetahui apa yang sebetulnya menjadi
akar permasalahan di daerahnya, karena ia berpendapat bahwa
permasalahan-permasalahan yang muncul harus diatasi langsung dari akarnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)