Thursday, April 2, 2015

Larangan Anggota Polri



Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah Kepolisian Nasional di Indonesia, yang bertanggung jawab langsung di bawah Presiden. Polri mengemban tugas-tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Polri mempunyai larangan untuk seluruh anggotanya yang tertuang dalam PP No 2/2003 pasal 5 tentang peraturan disiplin Polri. Berikut isi lengkap pasal tersebut:

Dalam rangka memelihara kehidupan bernegara dan bermasyarakat, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilarang:

  1. Melakukan hal-hal yang dapat menurunkan kehormatan dan martabat negara, pemerintah, atau Kepolisian Negara Republik Indonesia. 
  2. Melakukan kegiatan politik praktis. 
  3. Mengikuti aliran yang dapat menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. 
  4. Bekerjasama dengan orang lain di dalam atau di luar lingkungan kerja dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan kepentingan Negara. 
  5. Bertindak selaku perantara bagi pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor / instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia demi kepentingan pribadi. 
  6. Memiliki saham / modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya. 
  7. Bertindak sebagai pelindung di tempat perjudian, prostitusi, dan tempat hiburan. 
  8. Menjadi penagih piutang atau menjadi pelindung orang yang punya utang. 
  9. Menjadi perantara / makelar perkara. 
  10. Menelantarkan keluarga.



Sumber :

Wednesday, March 4, 2015

Hubungan Kode Etik dengan Etika

Etika diartikan ”sebagai ilmu yang mempelajari kebaikan dan keburukan dalam hidup manusia khususnya perbuatan manusia yang didorong oleh kehendak dan didasari pikiran yang jernih dengan pertimbangan perasaan”. Etik ialah suatu cabang ilmu filsafat. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa etik adalah disiplin yang mempelajari tentang baik dan buruk sikap tindakan manusia. Etika merupakan bagian filosofis yang berhubungan erat dengan nilai manusia dalam menghargai suatu tindakan, apakah benar atau salah, dan penyelesaiannya baik atau tidak. 

Sedangkan kode etik didasari dari istilah etika yang selama ini dimaknai sebagai sebuah perilaku atau sikap. Kode etik dapat diartikan sebagai suatu pola aturan, tata cara, pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan, pekerjaan, atau profesi. Kode etik dianggap sebagai tata cara atau aturan yang digunakan sebagai pedoman dalam berperilaku.

Apa hubungan antara kode etik dan etika?

Berdasarkan pengertian diatas, kode etik tentu saja memiliki hubungan dengan etika. Kode etik merupakan etika tertulis yang memiliki kekuatan hukum. Kode etik dibuat oleh institusi atau organisasi yang digunakan sebagai pedoman berdasarkan etika yang sudah ada. Jika anggota dari institusi atau organisasi melakukan pelanggaran biasanya akan diberikan sanksi. Etika dan kode etik memiliki tujuan yang sama yaitu memberitahu mana yang baik dan mana yang buruk. Dihubungkan dengan etika suatu kode etik dapat dikatakan mencakup usaha untuk menegakkan dan menjamin etika. Kode etik menimba kekuatan dari etika, tetapi juga memperkuatnya. Kode etik yang tertulis dapat menyumbang bagi pertumbuhan etika dan keyakinan etis bersama. Kode etik menuntut usaha bersama untuk semakin mengerti dan semakin melindungi nilai-nilai manusiawi dan moral profesi

Sebagai contoh terdapat penerapan etika dan kode etik pada guru. Guru memiliki etika untuk membimbing anak didik seutuhnya. Pada kode etik guru yang pertama berbunyi, “berbakti membimbing” yang artinya membimbing tanpa pamrih dan tidak pandang bulu dengan membantu.


Sumber :

Friday, January 9, 2015

MENU dalam MICROSOFT ACCESS

1.      Group Tables
Group Tables terdiri dari 5 icon perintah: Table, Table Templates, SharePoint Lists, dan Table Design.
·         Icon perintah Table, digunakan untuk membuat tabel database baru. Selanjutnya user pada tabel kosong baru. Hal pertama mengisi tabel tersebut dengan record, user perlu memberi nama field (judul tabel di sebelah atas). Untuk memberi nama pada tiap field, klik dua kali field yang diinginkan. Adapun field yang tidak diinginkan, cukup kosongi saja, maka secara otomatis field kosong tersebut akan terhapus oleh sistem.
·         Icon Table Templates, digunakan untuk membuat tabel database baru berdasarkan contoh-contoh yang sudah tersedia di MS Access 2007. Dengan menggunakan icon perintah ini user mendapatkan kemudahan dalam pembuatan database. User tinggal memilih salah satu contoh yang telah tersedia. Kemudian user hanya perlu melakukan kustomisasi seperlunya.
·         Icon Sharepoint Lists, digunakan untuk membuat daftar titik penyimpanan data yang sedang dibuat.
·         Icon Table Design, digunakan untuk digunakan untuk merancang tabel yang dibutuhkan dalam suatu database. Icon ini merupakan pengaturan tingkat lanjut dari icon Table. Dengan icon Table Design, user bisa mengatur atribut table dari database aktif sehingga setiap field bisa diset dengan tipe data tertentu.
1.      Group Form Group Form terdiri dari 7 icon perintah: Form, Split Form, Multiple Items, PivotChat, Blank Form, More Form, dan Form Design.
·         Icon Form, digunakan untuk membuat formulir database baru.
·         Split Form, digunakan untuk suatu formulir sehingga menjadi dua formulir yang berbeda.
·         Multiple Items, digunakan untuk membuat form yang bisa menampilkan isi database yang telah dimasukkan.
·         PivotChat, digunakan untuk membuat grafik berdasarkan suatu database.
·         Blank Form, digunakan untuk membuat formulir yang kosong sehingga user bisa mendesain sendiri suatu formulir yang diinginkan.
·         More Form, digunakan untuk digunakan untuk menampilkan daftar perintah yang diguakan untuk memilih daftar form lainnya.
·         Form Design, digunakan untuk mendesain form sesuai dengan keinginan user.
2.      Group Reports
Group Reports secara umum digunakan untuk pembuatan laporan (report), terdiri dari 5 icon perintah: Report, Labels, Blank Repot, Report Wizard, Report Design.
·         Report, digunakan untuk membuat format laporan dalam versi standar MS Access 2007.
·         Labels, digunakan untuk membuat label dari database yang sedang aktif.
·         Blank Report, digunakan untuk membuat format laporan yang kosong sehingga user bisa membuat format laporan yang diinginkan.
·         Report Wizard, digunakan untuk membuat format laporan berdasarkan tuntunan yang disediakan dalam MS Access 2007.
·         Report Design, digunakan untuk merancang format laporan sesuai dengan keinginan user.
3.      Group Other
Group Other terdiri dari 3 icon: Query Wizard, New object: Query, dan Macro.
·         Query Wizard, digunakan untuk membuat query berdasarkan tuntunan yang disediakan dalam MS Access 2007 sehingga user bisa dengan mudah dalam membuat sebuah query.
·         New Object: Query, digunakan untuk membuat query baru sesuai dengan keinginan pengguna.
·         Macro, digunakan untuk membuat objek macro, merupakan tool yang digunakan untuk membuat perintah tertentu pada sebuah database.

KELEBIHAN & KEKURANGAN MICROSOFT ACCESS

Microsoft Access (atau Microsoft Office Access) adalah sebuah program aplikasi basis data komputer relasional ditujukan untuk kalangan rumahan dan perusahaan kecil hingga menengah. Aplikasi ini merupakan anggota dari beberapa aplikasi Microsoft Office, selain tentunya Microsoft Word, Microsoft Excel, dan Microsoft PowerPoint. Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Microsoft Access juga mendukung teknik-teknik pemograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek.

Kelebihan Microsoft Access:
  1. Manipulasi tabel dan data sangat mudah dilakukan.
  2. Relasi antar tabel dapat dibuat dengan mudah.
  3. Perintah SQL dapat diberikan.
  4. Dapat diintegrasikan dengan bahasa pemrograman, misalnya Delphi, VB, dll.
  5. Tersedia fasilitas untuk sekuriti data.
  6. Mampu menyimpan data dalam jumlah sangat besar (jauh lebih besar daripada Paradox).

Kekurangan Microsoft Access:
  1. aplikasinya tidak free alias tidak gratis.
  2. kurang begitu bagus jika diakses melalui jaringan maka bayak pengguna Microsoft Access menggunakan solusi system manajemen basis data yang bersifat klien / server.
  3. Hanya dapat memproses max 2 GB file database.
  4. Tidak mendokumentasikan langkah2 yang sudah kita lakukan terhadap kertas kerja kita, tidak ada logs yang berguna untuk referensi berikutnya serta buat dokumentasi/arsip.
  5. Data bisa secara tidak sengaja berubah, yang akan mengurangi kevalidan/ sahnya data dipembuktian.
  6. Hanya bisa memproses sebagian tipe data yang ada di dunia, contohnya EBCIDIC (data dari IBM Mainframe) tidak bisa diproses oleh Access.
  7. Kesulitan dalam Batch Proses, Jika di Audit Software untuk melakukan audit yang sama untuk periode yang berbeda bisa dilakukan dengan Batch/Template, walaupun hal ini bisa dilakukan dengan VBA cuman prosesnya lebih sulit untuk dipelajari.

Thursday, January 8, 2015

ROBOT WUJUD NYATA PERKEMBANGAN TELEMATIKA




Robot merupakan wujud nyata atas kemajuan TELEMATIKA dalam bidang ilmu pengetahuan dan industri. Manfaat robot telah dirasakan bukan hanya dalam bidang pendidikan atau industri saja, tetapi sudah dinikmati oleh bidang lain, diantaranya yaitu kesehatan, transportasi serta pertahanan negara.

Membuat robot bukan hal yang mudah karena banyak komponen yang harus dipersiapan dan membutuhkan ketelitian ekstra. Dalam pembuatan robot secara umum mempunyai 3 tahapan penting, yaitu :
1.    Perencanaan    : pemilihan hardware dan design
Dalam tahap ini, kita merencanakan robot seperti apa yang akan dibuat dan berguna untuk apa robot tersebut. Ada beberapa hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini, yaitu:
a.    Dimensi : panjang, lebar, tinggi, dan perikraan berat robot.
b.    Struktur material.
c.    Cara kerja robot : berisi bagian-bagian robot dan fungsi dari bagian-bagian itu.
d.    Sensor-sensor yang digunakan.
e.    Mekanisme : bagaimana sistem mekanik supaya robot dapat menyelesaikan tugas.
f.     Metode pengontrolan : bagaimana robot dapat dikontrol dan digerakan, mikroprosesor yang digunakan dan blok diagram sistem.
g.    Strategi untuk memnangkan pertandingan bila robot itu akan diikutkan kontes.
2.    Pembuatan      : pembuatan mekanik, elektronik, dan program
Ada 3 pekerjaan pada tahap ini, yaitu:
a.    Pembuatan mekanik
Setelah gambaran garis besar robot telah dirancang, maka rangka dapat mulai dibuat. Sebagai contoh pada rangka robot KRI terbuat dari aluminium kotak atau aluminium siku yang ruas-ruasnya saling terhubung satu sama lain dengan keling(paku aluminium).
b.    Pembuatan sistem elektronika
Bagian sistem elektronika dirancang sesuai fungsi yang diinginkan. Sensor-sensor yang akan digunakan dipelajari dan dipahami cara kerjanya, misalnya:
·         Sensor jarak, bisa menggunakan SRF04, GP2D12 atau merakit sendiri modul sensor ultrasonik atau inframerah.
·         Sensor arah, bisa menggunakan sensor kompas CMPS03 aatu Dinsmore.
·         Sensor suhu, bisa menggunakan LM35 atau sensor lainnya.
·         Sensor nyala api/panas, bisa menggunakan UVTron atau Thermopile.
·         Sensor line follower/line detector, bisa menggunakan led dan photo transitor.
Pembuatan sistem elektronika meliputi 3 tahap:
·         Design PCB, misal dengan program Altium DXP.
·         Pencetakan PCB, bisa dengan Probroad.
·         Perakitan dan pengujian rangkaian elektronika.
c.    Pembuatan software/program
Tahapan pembuatan program ini meliputi:
·         Perancangan algoritma atau alur program
Untuk fungsi yang sederhana dapat dibuat langsung saat menulis program, tetapi untuk fungsi yang rumit dapat dibuat flowchart terlebih dahulu.
·         Penulisan program
Gunakan bahasa pemrograman yang dikuasi untuk penulisan program.
·         Compile dan download.
Mentransfer program yang kita tulis kepada robot.
3.    Uji coba
Setelah selesai mendownload program ke mikrokontroler/otak robot, berarti robot tersebut siap untuk diuji coba.


PEMANFAATAN TELEMATIKA UNTUK PEMERINTAHAN DAERAH






Telekomunikasi dan Informatika atau yang lebih dikenal dengan TELEMATIKA telah diterapkan di berbagai bidang, diantaranya adalah kesehatan, otomotif, pendidikan, bisnis, industri, pemerintahan, dll. Khususnya dalam bidang pemerintahan, setiap pemerintahan daerah harus mempunyai E-Government. Apa itu E-Government?

E-Government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru, seperti : G2C (Government to Citizen), GSB (Government to Business Enterprises) dan G2G (Government to Government – inter agency relationship). E-Government ini berupa website yang berisi informasi mengenai pemerintahan daerah, daerah ataupun masyarakatnya.

Menurut panduan dari KOMINFO (2003), isi minimal pada setiap situs web pemerintah daerah :
1.      Selayan Pandang.
Menjelaskan secara singkat tentang keberadaaan Pemda bersangkutan (sejarah, moto, lambing dan arti lambing, lokasi dalam bentuk peta, visi dan misi)
2.      Pemerintahan Daerah
Menjelaskan struktur organisasi yang ada di Pemda bersangkutan (eksekutif, legislative) beserta nama, alamat, telepon, email dari pejabat daerah. Jika
memungkinkan biodata dari pimpinan daerah ditampilkan agar masyarakat luas mengetahuinya
3.      Geografi
Menjelaskan antara lain keadaan topografi, demografi, cuaca dan iklim, social dan ekonomi, budaya dari daerah bersangkutan. Semua data dalam bentuk numeric atau statistic harus mencantumkan nama instansi dari sumber datanya
4.      Peta Wilayah dan Sumberdaya
Menyajikan batas administrasi wilayah dalam bentuk peta wilayah (dari Bakosurtanal) dan juga sumberdaya yang dimiliki oleh daerah bersangkutan dalam bentuk peta sumberdaya (dikeluarkan oleh instansi pemda yang mempunyai tugas pokok dan fungsi pembuat peta) yang dapat digunakan untuk keperluan pengguna.
5.      Peraturan/Kebijakan Daerah
Menjelaskan peraturan daerah (perda) yang telah dikeluarkan oleh pemerintah
daerah bersangkutan. Melalui situs web pemerintah daerah ini semua perda yang dikeluarkan disosialisasikan kepada masyarakat luas.
6.      Buku Tamu
Tempat untuk menerima masukand ari pengguna situs web pemda bersangkutan.




            Sebagai contoh E-Government kota Bekasi telah memenuhi keenam kriteria dari KOMINFO(2003) yaiyu selayang pandang, pemerintahan daerah, geografi, peta wilayah dan sumber daya, peraturan daerah/kebijakan daerah serta buku tamu.